Jan 19th, 2008
Soeharto Menunggu Apa?
Soeharto sampai hari ini masih bertahan. Mengapa? Macam-macam jawabannya. Salah satunya yang paling nggak mutu, dan karenanya nggak usah dipercaya, adalah Soeharto ternyata sedang menunggu hasil penelitian tim UGM dan UI tentang pemberitaan kekayaannya di majalah Time.
Bagi Soeharto, penelitian tim itu atas pemberitaan di Tempo (Majalah & Koran) tentang dugaan penggelapan pajak oleh Asian Agri adalah “pucuk dicinta ulam tiba” laiknya. Pasalnya, ia prihatin sekali soal pelaksanaan putusan MA yang memenangkan gugatan dirinya atas Time yang sampai sekarang terkesan maju mundur.
Karenanya, ia berkesimpulan, harus ada sesuatu yang bisa menguatkan putusan MA itu. Dan itu adalah riset. Penelitinya adalah tim UGM & UI yang sudah terbukti melaksanakan dengan baik apa yang didawuhkan Asian Agri. Mereka inilah cerdik pandai yang berani terjun di wilayah sengketa hukum, mau dibayari oleh salah satu pihak yang bersengketa, dan meneliti materi yang sedang dipersengketakan pula.
Persis Mohamad Sobary (Kompas Minggu, 13/1/2007, hal 12), Soeharto juga menganggap bahwa penilaian terhadap suatu penelitian semata-mata adalah apa yang disebut validitas. Sekiranya prinsip-prinsipnya sudah terpenuhi maka tak ada persoalan lagi yang mesti dipusingkan. Penelitian itu menjadi sah.
Dan di manana pun validitas tak akan berurusan dengan soal pantas tidaknya pihak yang bukan pengacara terjun di wilayah sengketa, dibayari oleh salah satu pihak yang bersengketa dan meneliti materi yang disengketakan. Ini persoalan remeh temeh dan sudah layak sepantasnya jika diabaikan saja.
Hanya saja, kapan penelitian tim UGM & UI yang hasilnya bisa untuk menguatkan keputusan MA itu rampung masih belum jelas benar. Soeharto pun menunggu. Tapi, yang pasti, seminar hasil penelitian itu rencananya akan dilakukan di auditorium RS Pertamina Pusat, Jakarta. Tunggu saja kabar selanjutnya.
hahaha..aya aya wae sampean,mas. Bagi dia, hasil penelitian itu mungkin penting sebagai bahan untuk berdebat dengan malaikat maut.