Apr 8th, 2008
Mengapa Tanpa Konser Lagu Basi?
Sampai-sampai Bos Koperasi Kopi Dangdut itu, Mas Kopdang, pun menyoroti apa yang terjadi dalam penentuan petinggi salah satu unit kecil di koperasinya. Yakni, ketika Dradjad Wibowo terlihat menjadi satu-satunya orang di Komisi IX DPR yang menolak masuknya Boediono sebagai Gubernur baru BI.
Alasan penolakan Dradjad, kata Kompas hari ini, karena Boediono dianggap penganut paham liberal, konservatif dan terpaku pada ”konsensus Washington”, suatu konsep yang dianggap tak cocok diberlakukan untuk mengatur ekonomi negeri ini. Boediono juga kurang fight untuk meminta haircut utang Indonesia ke negara donor.
Cuma anehnya, nyanyian Dradjad kali ini kok nggak bersambut yak? Tak semeriah seperti sebelumya ketika soal liberal atau neo-liberal dihembus-hembuskan. Biasanya, mereka yang mencap dirinya bukan ”lib/neolib”, selain Dradjad, akan sukarela ramai-ramai muncul.
Misalnya saja Didiek Rachbini, Kian Kwik Kian Gie, Rizal Ramli, Fuad Bawazier, atau Sri Edi Swasono. Juga orang kampus seperti Revrisond Baswir, Sri Adiningsih, atau Nina Sapti. Mereka inilah yang selama ini terkesan tak bosan-bosannya menyanyikan lagu itu-itu melulu yang bagi sebagian orang dianggap lagu basi. Kemana suara mereka?
koperasi aja mslh yah..
sip om,,udah kok makasih..*ttg nomer pak darmaningt*
Betul Bah..
anggota rebana sedang sibuk masing-masing…
Kan wajar pingin juga jadi anggota Dewan Desa..,
masak jadi Grup rebana terus-terusan…