Jun 28th, 2008
In Rainbows. Cuma Separo
Nampaknya, ada kalanya pembajak CD tak selalu harus dikutuki. Setelah bosan beli CD bajakan karena kualitas suaranya umumnya hancur, seorang teman mengabarkan ternyata ada pula beberapa CD bajakan yang lumayan. Misalnya saja, ”In Rainbows” (Radiohead). Dua kali beli, dua kali pula ia mengaku puas.
Bahkan, kualitas In Rainbows bajakan Rp 6 ribuan itu tak berbeda banyak dengan edisi ”asli” yang di toko-toko resmi dibandrol Rp 150 ribu. Hanya saja, kemasan CD bajakan itu memang memprihatinkan. Kover ngawur-awuran – yang entah dikopi dari mana – plus, seperti CD bajakan umumnya, plastik bungkus.
Pingin In Rainbows bajakan yang tak saja kualitas suara tapi juga kovernya ciamik? Belakangan juga ada barangnya. Setidaknya, dagangan itu dijual di beberapa konter yang jejer-jejer di depan ”Sydney” (toko audio), Mal Mangga Dua Jakarta. Harganya, kalau ngotot nawar, bisa dilepas Rp 35 ribuan.
Kualitas suaranya praktis mirip In Rainbows ”asli”. Mungkin hanya kuping-kuping jago saja yang mampu mengenali perbedaannya. Lalu, kemasannya juga lebih mewah. Tak seperti kemasan yang mirip amplop CD aslinya. Booklet juga ada. Hanya saja, memang, tak ada stiker kover seperti CD asli.
Tapi, sayang, baik pedagang resmi maupun para pembajak itu, sejauh ini tak mampu mendagangkan In Rainbows yang komplit. Pasalnya, album baru Radiohead ini terdiri dari 2 keping. Keping satu berisi 10 nomor. Ini yang didagangkan. Sementara keping lainnya – berisi 8 lagu – sejauh ini kok belum nampak di pasar yak?
Ke-8 nomor itu terdiri dari MK1, Down is the New Up, Go Slowly, MK2, Last Flowers, Up on the Ladder, Bangers and Mash, dan 4 Minute Warning. Konon kabarnya, 8 nomor bonus track itu memiliki warna musik yang relatif berbeda jika dibandingkan dengan 10 nomor In Rainbows yang saat ini ada di pasar. Benarkah?