Jun 10th, 2008
Stop Noisy Ala Nick Cave
Ngagor-agori. Laiknya bar tetak. Bariton. Antara Jim Morrison dan Eric Burdon. Begitulah vokal Nick Cave dari sononya. Lalu ada resep ini: beberapa ”noisy punk” dan sejumlah besar nomor yang berbau-bau blues. Utamanya, setelah Let Love In (1994), Nick Cave & The Bad Seed selalu saja seperti itu.
Puncak racikan resep itu ada di Abattoir Blues/The Lyre of Orpheus, dobel album rilisan 2004 yang banyak beroleh puja-puji itu. Tapi kali ini di Dig Lazarus Dig (2008), resep itu sedikit berubah. Tak ada lagi noisy punk semacam Get Ready for Love (di Abattoir Blues), dan Jangling Jack (di Let Love In), tanpa lalu jadi super senyap ala No More Shall We Part (2001).
Album baru Nick Cave & The Bad Seed ini lebih tak fluktuatif – berisik, tenang, berisik lagi dst – seperti di sebagian besar albumnya sebelumnya. Jadinya, bisa diputar kapan saja. OK juga sambil ngunyah berita SKB, kekerasan Monas yang dianggap sekadar ekses, tantang-tantangan dan aneka pembenar lainnya.
Yang asyik antara lain nomor Dig Lazarus Dig yang dipakai untuk menjuduli album ini. Bass dan ketukan drum-nya itu lho. Mak nyus tenan. Atau, bass yang lagi-lagi asyik plus ”ketipung” di Night of the Lotus Eaters. Selain itu, juga ada More News from Nowhere yang bicara tentang kebosanan — atau kegairahan? – atas berita yang itu-itu melulu.