Feb 20th, 2009
Belew. Poncokan Jadi Frontman
Mungkin patokannya berapa banyak alat musik yang dimainkan. Bukan sekadar aneka bunyi yang dihasilkan. Jadinya, pakar organ tunggal atau jagoan “akapela” tak bisa dibilang “multi instrumentalist”. Lalu, di sini, misalnya, ada Mike Oldfield, Peter Hammil atau Shulman bersaudara di Gentle Giant itu.
Konon, di proses kreatifnya, biasanya para artis “multi” itu akrab dengan dubbing. Mula-mula sejumlah alat musik dimainkan dan direkam sendiri-sendiri. Selanjutnya, rekaman-rekaman itu ditumpuk, dijadikan satu. Di-dubbing. Maka jadilah dagangan.
Tapi, se”multi-multi”-nya artis, untuk menghasilkan dagangan, mereka terkadang juga masih perlu orang lain. Artinya, ia tak memborong sendiri memainkan semua alat. Untuk memainkan alat tertentu (juga vokal), ia pasrahkan ke orang lain. Misalnya, John Frusciante di Shadows Collide with People (2004) dan The Will to Death (2004). Ia mengajak John Klinghoffer untuk ngedrum.
Begitu juga Adrian Belew. Malah, mula-mulanya, ia bukan artis “egois” yang menggarap sendirian Here (1994) dan Op Zop Too Wah (1996).
Di karya awal, Belew masih mengajak orang lain. Memang, di Lone Rhino (1981), Belew selain nyanyi dan nggitar juga masih ngedrum. Tapi di Twang Bar King (1983), urusan ngedrum ia pasrahkan ke orang lain, Larry Londin.
Yang pasti, lewat Rhino dan Twang itu Belew lalu terlihat sebagai gitaris yang unik. Ia tak lagi dikenal sekadar bekas “pocokan”-nya Frank Zappa. Atau, bahkan, tak melulu gitaris pendamping Robert Fripp ketika King Crimson, oleh Fripp, dihidupkan lagi pada 1981.
Fripp bisa “rela” ada 2 gitar di Crimson saja sudah mengejutkan. Pasalnya, sebelumnya, gitar adalah wewenang Fripp seorang. Kini ia mau berbagi dengan Belew. Selain itu, Belew juga disuruh nyanyi. Di Crimson lama, urusan nyanyi selalu ada di tukang bas (Greg Lake dan John Wetton).
Bukan itu saja. Oleh Fripp, Belew juga dijadikan tukang bikin lagu. Bahkan, Belew juga dibiarkan menentukan warna musik Crimson. Sampai sekarang, setidaknya sampai album terakhir Crimson (Power to Believe, 2003). Suatu kali Fripp pernah menyatakan, sesungguhnya Belew-lah frontman Crimson. Bukan dirinya.