Jan 3rd, 2008
In Progrock We Trust

Kurang jelas siapa orang ini. Kalau tak salah dia dulu di Republika bareng E.H. Kertanegara, lantas pindah ke MuMu, tabloid musik bagus yang lahir mendahului zaman. Sekarang patut diduga dia ada di Koran Tempo.
Bedahan musik orang ini oke. Referensi luas. Sayang tabloid MuMu, yang dimodali adiknya B.J. Habibie, itu tamat riwayat. Ini tabloid merakyat, yang lahir setelah reformasi, saat studio musik bertebaran di kampung-kampung. Kualitas cetak sekelas koran kota, tata rupa sangat berani (cocok untuk generasi MTV dan yang melek internet, karena gaya HTML pun masuk), harga murah, contoh ngeset drum seorang musisi pun ada. Begitu pula contoh skematik tata suara untuk pentas yang ribet untuk ukuran saat itu (kalau tak salah GiGi di GKJ).
Sekali lagi, itu semua kalau tak salah. Karena ini orang, lagi-lagi, memang tak jelas. Mungkin maunya seperti lagu yang saya putar pagi ini: The Endless Enigma (Emerson Lake Palmer). Tapi bisa jadi saya salah terka. Mungkin dia penjaga parkir atau centeng di mana gitu.
Blog memang bisa macam-macam isinya. Jreng!

